ya alloh......
fa ingin jadi orang sukses lahir bathin dunia akhirat meski sulit tapi fa harus berusaha
di usia fa yang sudah 25 th ini fa masih dalam tahap belajar dan selalu belajar
dalam masa menuntut ilmu di IAD sekarang ini sampai nanti 3 th k depan fa insyaalloh sudah jadi sarjana,tidak sampai di sana fa juga ingin dapat terus menuntut ilmu setinggi tingginya amiiiiin.......!
d samping itu keinginan tuk bisa buka conter nasi bakar dan conter bakso,fa juga bermimpi berharap dan berusaha untuk dapat bangun rumah petak minimal punya 10 petak yang tiap bulanya Rp 300.000/petak.
fa juga bermimpi buka sekolah .
Dan saat ini yang fa lakukan untuk dapat mencapai mimpi fa itu dengan membuka peluang bisnis yang seluas-luasnya walaupun hanya perkreditan barang,gadean motor, BMT,MLM,minimal fa mampu membiayai hidup fa,anak fa,dan kedua orangtua fa,lebih dari itu fa juga berusaha inveskan uang fa di petakan sawah yang nantinya akn fa bangun rumah petak dan sekolahan
Mungkin mimpi fa terlalu muluk tapi... ya itulah mimpi.
Walau banyak orang menghujat setiap mimpiku dengan kekhawatiran jika tidak terwujud nanti fa malah ngedrop,stres,dan lain sebagainya. Dengn penuh keyakinan fa menjawab"TIDAK".
Kneapa fa punya keyakinan seperti itu?
1.Karena fa yakin Alloh itu Maha Pemurah dan Maha Kaya ,
2.Karena fa juga yakin Alloh itu sesuai dengan apa yang kita fikirkan maka dari itu jangan pernah berfikiran jejek terhadap sesuatu apapun termasuk pada diri kita sendir ,
3.Karena fa yakin Alloh lebih tahu apa yang kita butuhkan dari pada apa yang kita inginkan,karna Nya fa selalu yakin apapun yang terjadi itulah yang terbaik,dan setiap perkara pasti ada hikmahnya
kenapa fa mapu menyampaikan itu?
karena fa alami semua itu.
cerita:
kenyataan pahit yang mesti fa terima ialah fa berpisah dengan suami sementara keadaan fa sedang hamil anak pertama buah cinta yang fa nantikan selama 3 th berumah tangga dengan seorang yang sangat fa cintai dengan alasan suami fa cemburuan yang tidak jelas alasanya sampai akhirnya kenyataan membuktikan bahwa dialah yang menghianati cinta dan ketulusan fa yang jelas buktinya bahkan pihak keluarga pun mengetahuinya.
dengan berat hati fa memutuskan untuk berpisah.kemudian fa tinggal bersama orangtua jalani hari fa dengan kandungan yang semakin hari semakin besar sampailah fa melahirkan.dua bulan anaku di luar fa kembali memulai usaha yang dulu sempat fa tinggalkan dengan modal 2jt itupun dari ibu fa kreditkan tas dengan jangka waktu 10 minggu dengan 10 x storan.alhamdulillah semua berjalan lancar.sampai akhirnya fa memutuskan kuliah yang awlnya di tawari kuliah oleh kepala MI PUI Pogorsari dan waktu itu usia anak fa baru 6 bulan dan masih sangat membutuhkan asi.setiap ada kesempatan dan istirahat kuliah fa mondar mandir kampus rumah untuk menyusui buah hati tercinta yang fa tinggalkan bersama neneknya .empat hari dalam seminggu fa jalani bisnis perkreditan dan yang tiga harinya fa ikuti perkuliahan.sampai sekarang fa sudah semester 3,usaha fa pun alhamdulillah ada hasilnya fa bisa mencicil kendaraan(motor)fa juga sudah bisa beli tanah walaupun dengan cicilan ke bank.dan yang terpenting semua itu hasil keringat sendiri bukan minta aplagi membebankan orrangtua yang untuk kebutuhan sehari-hari sekarang fa yang tanggung.
nah itulah hikmah dari kesakitan sebuah perpisahan,mungkin jika posisi fa masih istrinya fa tidak akan sebahagia saat ini namun selamanya fa dalam dustanya.
terimakasih ya alloh engkau telah beri fa kelapangan dada untuk dapat sabar dan terus berusa jalani kehidupan ini jadi lebih
alhamdulillah ya alloh dengan tetap berusaha dan berdo'a sedikit demi sedikit fa mampu wujudkan mimpi fa.
dan semua itu tidak luput dari dukungan semua pihak,anakku pelipur laraku, orangtua semangat hidupku.dan tidak lupa fa sampaikan terimakasih kepada orang orang yang telah menyaitiku ,menghinaku,mencaciku,karna berkat merekalah fa bisa setegar dan sekuat hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar